if you have any interesting comments, infos or queries regarding economics study, please feel free to drop me emails. I would love to discuss and get to know your ideas and thinking better. May success be with you all. Godspeed.
if you have any interesting comments, infos or queries regarding economics study, please feel free to drop me emails. I would love to discuss and get to know your ideas and thinking better. May success be with you all. Godspeed.
Saya memerlukan data mengenai minyak Indonesia:
1. Berapa jumlah produksi minyak Indonesia tahun 2007 (atau rata-rata per tahun)?
2. Berapa jumlah kebutuhan konsumsi minyak dalam negeri Indonesia per tahun?
3. Dari jumlah pada angka 1. di atas, berapa yang dipakai untuk kebutuhan dalam negeri?
4. Dari jumlah pada angka 1. di atas, berapa yang diekspor?
5. Berapa jumlah minyak yang diimpor Indonesia dalam rangka pemenuhan konsumsi dalam negeri?
6. Berapa biaya pengolahan dari minyak mentah menjadi produk barang jadi (bensin, solar, dsb.)?
hai Mr. Sitorus,
Saya punya pertanyaan urgent, semoga bapak bersedia menjawab dan memberikan reply secepatnya.Pak, saya orang yang awam dalam bidang ekonomi. Baru2 ini saya ditawarkan investasi sebesar Rp 200.000.000,- dalam bidang perdagangan nilai (index)pad Pt.Maxgain Saya sendiripernah ikut traningnya selama dua hari dan kelihatannya tidak begitu sulit. Satu point berharga $50 dan komisi per transaksi senilai $240. Jika trend naik kita buka dengan buy new dan tutup dengan sell close begitu kebalikannya atau mereka bilang two way market. mereka menjanjikan profit besar dan hampir tidak ada resiko loss karena semua pergerakan bisa di antisipasi.
Pertanyaan saya:
1. Apakah orang awam seperti saya bisa jadi trader dadakan? dengan analisa sederhana yang mrk jelaskan.
2. Bapak sendiri pernah dengar reputasi pt. ini? baik atau buruk?
3. Apa benar perdagangan nilai semudah kelihatannya?
4. Apa resikonya dan penyebabnya?
5. ApaKAH BPK PUNYA SARAN LAIN UNTUK berinvestasi dengan uang untuk ukuran saya lumayan banyak itu tanpa terlalu beresiko?
Terima kasih untuk perhatiannya.
mbak santi,
saya sudah melihat tentang profile perusahaan yang anda sebutkan. saya anjurkan mbak juga me-recheck profile mereka di google. banyak tanggapan yang bisa dikatakan tidak positif. Saya anjurkan mbak untuk bersikap kritis dan hati-hati menanggapi setiap tawaran investasi
Beberapa poin yang bisa saya katakan:
- investasi yang baik tidak pernah dilakukan tergesa-gesa. Warren buffet sendiri selalu melakukan investigasi terhadap setiap perusahaan atau produk investasi yang hendak dia ambil. Decisioh should be taken under clear mind and no pressure
- di institusi pendidikan tempat saya bernaung sekarang diajarkan, bahwa high risk, high return, no risk, no return. Mengingat prinsip dasar ini bisa saya katakan bahwa produk investasi yang no-risk adalah produk investasi yang nyaris mustahil. Selain future risk (resiko mendatang), mbak juga perlu melihat apakah mbak bisa menggunakan dana mbak untuk investasi lain (opportunity cost of investment)
- saran saya untuk investor yang baru mulai adalah investasikan dana anda pada produk yang anda benar-benar mengerti. Bila anda seseorang yang bekerja di luar manajemen keuangan, namun mengerti tentang lukisan, anda mungkin bisa lebih berhasil untuk investasi dalam lukisan yang bernilai tinggi. Atau jika anda mengerti tentang real estate dan seluk-beluknya, anda perlu mempertimbangkan untuk memiliki tanah yang punya prospek menarik. Perlu diingat, ada seribu jalan menuju roma. Take your time to make decision, and never go with the herd.
Selamat bersafari investasi, mbak. salam
mas gonang,
saya belum menemukan data lengkap mengenai pertanyaa anda. saya berharap anda telah menemukannya pada saat ini. Sejauh ini, indonesia telah menjadi negara net importir minyak. Hal ini terjadi menurut beberapa kalangan, karena lambatnya investasi ekspolarsi minyak dalam negeri. Saat ini bahkan pemerintah mempertimbangkan untuk keluar dari OPEC, mengingat statusnya yang kurang relevan untuk indonesia, dan adanya uang yang harus disetorkan sebagai anggota dalam jumlah besar.
demikian mas, salam
Mr sitorus,
saya punya pertanyaan yang berkaitan dengan skripsi saya.
1. Tolong dijelaskan bagaimana perlakuan dan pencatatan akuntansi atas aktivitas currency swap dengan contoh kasusnya.
2. Tolong berikan referensi yang berkaitan dengan currency swap.
terima kasih Mr atas perhatiannya, apalagi kalau sudah dijawab pertanyaan saya?
hi Ramora!!!! salam kenal gw Farah anak IE FEUI 05. Di blog lo ngebahas tentang desentralisasi n dampaknya ke investasi, kebetulan gw juga lagi mo buat makalah tentang dampak adanya desentralisasi terhadap investasi. kalo menurut lo apa investasi udah menunjukkan peningkatan akhir2 ini? n lo ada data investasi tiap region ga??? kalo ada mau donk…n kalo ga dimn gw bs nyari?
halo yoga,
mungkin saya lebih bisa memberikan referensi kepada anda. saya menemukan mengenai aktivitas currency swap untuk aktivitas hedging. http://www.fasb.org/derivatives/issuej5.shtml.
namun menurut saya anda lebih baik kembali ke buku akuntansi keuangan lanjutan atau menengah. saya yakin anda dapat menemukan topik currency swap disana. selamat mencoba
halo farah. salam kenal.
jika investasi bisa kita gambarkan sebagai pertumbuhan dari pertumbuhan modal tetap domestik bruto. kita dapat memeriksa angka peningkatannya dari bank indonesia. sayangnya website bank indonesia akhir-akhir ini mengalami perubahan sehingga data paling akhir belum dapat ditampilkan. coba diperiksa di sini: http://www.bi.go.id/biweb/Html/SekiTxt/T3×904.txt.
yang jelas jarang sekali kenaikan PDB bruto tidak diikuti kenaikan investasi. Jika PDB kita meningkat umumnya pasti ada peranan investasi di belakangnya. Memang banyak yang mengatakan konsumsi adalah faktor pendorong utama pendapatan negara kita, namun perlu diingat bahwa konsumsi yang besar mendorong keuntungan yang besar bagi pemilik kapital. Uang yang diperoleh akan digunakan pemilik kapital untuk konsumsi dan sebagian akan digunakan kembali untuk investasi.
Menurut saya, untuk data tiap region, kamu perlu mencari ke kantor bps terdekat. Sedangkan untuk data terkini dari PDB total , kamu bisa melihat dari website bank indonesia atau website international financial statistics. sukses..
hai mr…
saya mau minta tolong mengenai data PDB riil n nominal suatu negara selain indonesia dari tahun 2005,2006 dan 2007 ada tidak yah?
terimakasih
Halo Mora…
Saya sekarang lagi belajar bikin blog. Mampir Mas… Blog saya masih infant.
Saya pingin belajar banyak dari Mora bagaimana memanfaatkan fasilitas2 yang ada.
Trims
Salam kenal
Mohon info,
Bagaimana penilaian struktur modal terhadap lembaga keuangan bank dan non bank jika dibandingkan dengan perusahaan non keuangan. Saya sedang mempelajari DER terhadap perusahaan keuangan bank dan non bank, dimana selama ini penilaian modal atas lembaga tersebut didasarkan pada CAR.
Apakah penggunaan ratio DER dapat diaplikasikan untuk menilai struktur modal dan kebijakan hutang perusahaan bank & non bank.
Terima kasih
Best rgds
Iing
halo….salam kenal…
Saat ini saya bekerja di perusahaan HTI terbesar di Riau. saya ditempatkan di departemen sustainability officer sebagai assistent dan diatas saya ada Askep, saya juga memiliki bos orang bule yang kerjaannya seperti konsultan dibidang lingkungan. Saya direkrut oleh bule tersebut dahulunya. cuma sudah 1 tahun saya bekerja tetapi tidak ada jobdesk maupun arahan tegas mengenai tugas2 saya sebenarnya apa. Yang selama ini saya lakukan adalah memberikan masukan2 terkait lingkungan yang saya pikir sangat terbatas pengetahuan saya dibanding Bule tersebut karena ia sudah S3 dibidang Ekologi.
Untuk itu mohon arahan Anda, sebenarnya apa saja sih jobdesk sebagai Sustainability Officer tersebut sehubungan dengan bidang perusahaan kami di HTI/hutan tanaman industri.
Sebagai tambahan, sebelum bekerja ditempat sekarang ini. Saya dulu bergabung di sebuah LBH yang menangani kasus2 seperti WALHI….dan lain sebagainya. Terimakasih atas jawabannya. Salam Hangat.
Dear HMS,
Senang sekali bisa bertemu dengan teman seperti Anda untuk bisa berbagi mengenai tugas dan tanggung jawab sebagai Sustainability Officer. Sebelumnya, saya pernah bekerja di bagian Sustainable Development Division di salah satu perusahaan minyak terkemuka milik Amerika Serikat, sebagai “mantan” karyawan saya pun memahami kegundangan dan kebimbangan dalam karier Anda. Untuk itu, izinkan saya untuk membantu Anda lewat masukan saya.
Yang pertama bisa dilakukan adalah melihat “goals” perusahaan Anda yang berhubungan erat dengan bidang lingkungan, setiap perusahaan saya yakin sudah memiliki “environmental tagline” ini. Misalnya, dulu perusahahaan saya punya “goals” seperti “develop community enhancement through environmental-based compliance”. Artinya, perusahaan ingin sekali menyandingkan bisnisnya untuk pertumbuhan masyarakat dengan meningkatkan kontribusinya terhadap pelestarian alam. Untuk merealisasikan “goals” ini perusahaan lalu men-set up Long Term dan Short term project yang kaitannya dengan lingkungan sebagai bukti komitment terhadap pelestarian alam. Karena perusahaan minyak, maka long term project yang dilakukan adalah (misalnya): 1. AMDAL/ANDAL/RPL/RKL Evaluation and Monitoring, 2. Habitat Conservation dengan pemerintah daerah dan Evaluasi pascaprogram, 3.Oil Spill Prevention Training Programme, 4.WildLife Encounter Document, 5. In-Office dan Off-Office Anti-Climate Change Campaign (misalnya mendevelop program shuttle bus, kampanye hemat air di kantor, kampanye pengecekan car combustion, dll), 5.Wildlife Mapping (pemetaan hewan-hewan yg seringkali muncul di dekat sumur minyak dan di laut), 6.Berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk perancangan PP perlindungan dan konservasi alam serta updating UU lingkungan untuk mensejajarkan dengan kebijakan lingkungan perusahaan.
Sebagai mantan aktivist WALHI (kebetulan saya juga pernah disana hehe), saya sangat memahami bhw Anda memiliki keahlian yang LEBIH BAIK dalam mencermati fenomena sosial di Indonesia dibandingkan dengan bule tersebut. Seorang Ph.D ekologi justru sangat terbatas dalam menangkap fenomena yg sifatnya kasuistik di sekitar HTI. Bila Anda berlatarbelakang sosial seperti saya, justru ini adalah KESEMPATAN EMAS untuk memberikan rekomendasi/proposal/advice yg bisa dikombinasikan dengan aspek ekologi. Mengenai hal yg sifatnya sangat teknik sekali, Anda saya sarankan untuk mendelegasikan tugas kpd karyawan yg memang punya kemampuan teknis dan analisis khusus, sehingga dengan keterbatasan ini kita malah menjadi LEBIH, bukan mengikuti pola mereka.
Setahu saya, industri yang bergerak di bidang HTI kan juga mendapatkan HGU alias Hak Guna Usaha untuk penebangan pohon, lalu perusahaan diwajibkan mereboisasi. Proses selanjutnya yaitu produksi serat kertas. Nah, dilihat dari kinerja HTI sebenarnya Anda bisa menentukan sebenarnya main duty dari Sustainability Officer seperti apa.
Bila mengacu pada definisi Sustainable Development (Muntasinghe, 1993) sebuah entitas ekonomi (either itu perusahaan atau negara,dll) harus memperhatikan kelangsungan hidup social community, pertumbuhan sosial, dan relasinya dengan pemerintah setempat. Sehingga disini sebenarnya framwork dari seorang Sustainability Officer adalah “penuh amanat”, tidak hanya memberikan environmental advice tapi juga melakukan proses evaluasi dan monitoring terhadap semua aktivitas lingkungan yg berkontribusi pada kelangsungan hidup komunitas masyarakat adat setempat (lewat program CSR-misalnya), evaluasi dan perencanaan program reboisasi sesuai dgn perjanjian yg tercantum dalam HGU, melakukan pemetaan pemukiman masyarakat adat (dalam beberapa kasus HTI, masyarakat adat biasanya menjadi korban yg tersingkir dari pemukiman mereka akibat penebangan lahan hutan melebihi jumlah yg disepakati dalam HGU), riset kolaborasi dengan institusi pendidikan untuk proses pemetaan sosial (ini berguna sekali untuk prevensi gangguan sosial), dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk men-develop program-program konservasi alam.
Anyway, barangkali dalam penjelasan saya ada beberapa poin yg masih blur sedikit, tapi semoga Anda mendapatkan gambaran yang gamblang mengenai “main responsibility” Anda ke depannya.
Terima kasih,
M.A Ahmad (mere.alam@gmail.com)